meditasi-kegiatan-agama

Ditulis oleh: Dominik Vanyi

Melakukan meditasi dapat dianggap menjalankan ibadah. Dan bukan hanya pada agama tertentu… Kenapa begitu… ?

 

Apakah meditasi adalah kegiatan agama?

 

Kadang-kadang ada orang yang bertanya apakah meditasi adalah satu kegiatan agama. Atau apakah meditasi bertentangan dengan agama.

Pada artikel ini saya akan menjawab dua pertanyaan ini. Setelah kamu benar-benar memahami makna hakiki dari meditasi akan menjadi jelas kenapa itu semua tidak benar.

Salah satu anggapan yang tidak benar adalah bahwa meditasi ada sesuatu yang terkait dengan suatu agama tertentu.

Ada juga yang malah bilang bahwa menjalankan meditasi bertentangan dengan agamanya.

Itu juga tidak benar.

Meditasi dapat memperkaya kehidupan spiritual manusia. Dan di kalangan orang yang yang ikut spiritualisme meditasi sangat populer. Namun bukan berarti bahwa kamu harus percaya atau berpatok pada spiritualisme atau agama tertentu untuk bisa bermeditasi.

Sama sekali tidak sedemikian.

Meditasi juga bisa dianggap sebagai suatu kegiatan yang 100% jasmani saja. Saya suka bilang olahraga jiwa atau olahraga mental / olahraga otak.

Contohnya: Meditasi diantara prajurit khusus seperti Navy Seals atau di kalangan olahragawan meditasi juga dipergunakan tanpa spiritualisme dan tanpa konteks agama.

Bahkan di dunia corporate meditasi makin populer untuk meningkatkan performance baik di kalangan bos-bos maupun di antara karyawan.

 

meditasi-agama

 

Tetapi balik lagi ke meditasi dalam konteks agama.Taukah kamu bahwa di setiap agama sebenarnya ada pelaksanaan meditasi. Gak percaya ?

Saya jelaskan iya.

Di antara berbagai metode untuk mempraktekan meditasi salah satu nya adalah meditasi yang berbasis mantra. Di dalam teknik meditasi ini kita memfokuskan perhatian dan konsentrasi sepenuh nya pada ucapan kata-kata tertentu. Kata atau beberapa iringan kata ini disebut mantra.

Misalkan sat-nam atau Om mani padme hum. Tapi ada banyak kata / mantra yang lain juga.

Dan ada juga pakar meditasi yang bilang bahwa sebenarnya kata apapun bisa dijadikan mantra.

Yang penting kita mengucapkan nya terus-terusan dan kita benar-benar mengarahkan perhatian kita pada ucapan itu. Kita berusaha untuk tidak membiarkan perhatian kita teralihkan dari ucapan mantra.

Sekarang kamu mungkin bertanya: Apa hubungannya dengan agama?

 

Ucapan Mantra, Dzikir, Rosario, dll…

Begini. Contohnya agama Islam. Disitu terdapat satu kegiatan / ibadah yang istilahnya: DZIKIR..

Saya bukan expert agama Islam. Maka singkat saja dan tanpa melihat aspek dan makna religius. Dzikir adalah suatu kegiatan dimana orang pengikut agama Islam mengucapkan: Subhanallah | Alhamdulillah | Allahu-akbar sebanyak 33 kali.

Kalau kita keluarkan DZIKIR dari konteks agama maka ucapan tersebut juga bisa dilihat sebagai mantra. Karena ucapan kata-kata suci ini dalam konteks meditasi menjadi sarana untuk memfokuskan jiwa kita.

Memang bagi orang Islam tiga kata tersebut memiliki makna yang lebih besar daripada sekedar mantra saja. Silahkan, saya sama sekali tidak bermaksud untuk mendebat hal itu.

Bagi pembaca yang ingin tau silahkan lihat: Mengucapkan Tasbih, Tahmid, Takbir Setelah Shalat Wajib

Dalam agama Catholic ada cara yang mirip. Yaitu: ROSARIO. Kalau mau lihat lebih dalam silahkan lihat artikel: Cara Berdoa Rosario.

Kalau dalam agama Buddha doa yang berbasis mantra adalah: Om mane padma hum.

Silahkan melihat ke: https://fpmt.org/education/teachings/lama-zopa-rinpoche/the-benefits-of-chanting-om-mani-padme-hum/

Kalau di dalam agama Hindu malah lebih beraneka-ragam mantra yang bisa dipergunakan. Silahkan lihat ke:
Hindu Mantras
atau: Manfaat mantra om namah shivaya dalam ajaran hindu

 

Agama-dan-meditasi

Kedalaman bukan caranya yang berarti

Sudah jelas gak bahwa agama sama sekali tidak bertentangan dengan meditasi?
Ternyata semua agama menganjurkan kegiatan meditasi.

Namun kalau melakukan Dzikir, Rosario atau mantra lain sambil nonton T.V. atau sambil berkegiatan lain, itu bukan merupakan meditasi.

Apakah tetap dihitung sebagai ibadah dalam agama masing-masing saya tidak bisa menilai. Saya telah bertanya kepada seorang kiyai dan Beliau menjelaskan bahwa secara agama pun tidak dihitung sebagai pelaksanaan ibadah dan dianggap salah kalau kita tidak benar-benar fokus pada ibadah ini.

Karena bagi mereka Dzikir atau Rosario hanya cuma sekedar kewajiban atau ibadah saja.
Kalau begitu tentunya tidak akan mencapai manfaat meditasi.

Nah dari apa yang saya barusan utarakan bisa diambil dua hikmah / kesimpulan.

Yang pertama: Kalau kamu taat pada agama mu tidak perlu mencari keluar untuk mendapatkan petunjuk meditasi. Perdalami saja yang sudah ada di agama kamu.

Yang kedua: Dan sadari bahwa kalau kamu benar-benar mempraktekkan kamu juga akan terdapat manfaat meditasi.

Dan hikmah yang kedua adalah kalau kamu lebih bersifat non-religius atau anti-spiritualisme kamu tetap bisa menjadikan meditasi bagian dari kehidupan sehari-hari kamu.

Anggap saja meditasi sebagai ‘olahraga jiwa’.

Kalau kamu mau belajar meditasi atau mau lebih memperdalam meditasi silahkan bergabung dengan kami.
 

Kamu mau belajar meditasi sama Chiaki ?Klik tombol ini

 

Om Swastyastu – DOMINIK

📞 SILAHKAN TELPON atau WHATSAPP SAYA DI: +0817 201 673 ☎️

 

Silahkan bergabung sama saya di:

Silakan membaca juga:

Belajar-meditasi-langkah-pertama

Belajar Meditasi - ini langkah pertama

Disini kamu akan dapat ketahui apa langkah-langkah pertama untuk mengkuasai meditasi dan menjadi manusia yang lebih handal

Meditasi-kontrol-amarah

Meditasi & Amarah

Disini anda bisa melihat bagaimana meditasi bisa membantu anda untuk mengendalikan amarah dan emosi lain. Jadilah manusia handal…

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

Shares
Share This